Tanda darimu

Hari itu kamu menebar jarak, melengang pergi entah kemana. Awalnya aku mencoba menggulung hamparan jarak itu, tapi segera kuhentikan ketika kutahu bahwa ada yang kamu mau: celah besar di antara kita. “Baiklah, biar kubantu,” kataku suatu hari, tapi kamu tak terlihat senang. Perlahan aku mundur dan saat itulah kamu berhenti melangkah. Tak kusangka, kamu berpaling … Lanjutkan membaca Tanda darimu

Permintaan

Kalau nanti kita bertemu lagi, aku minta kamu tak perlu mengajakku bicara. Aku tahu, kamu hanya ingin mencairkan suasana, tapi ternyata yang cair bukan cuma itu: kakiku juga. Tulang-tulangnya seperti meleleh hingga aku sulit berdiri, apalagi pergi. "Kamu mau pergi kemana?" tanyamu sambil memperhatikan barang bawaanku. Sebenarnya ingin kujawab seperti anak muda yang baru jatuh … Lanjutkan membaca Permintaan

Jalanan Gelap yang Diisi Kamu

Di jalan gelap ini kutemukan tubuhmu memar, membiru bahkan kehitaman. Saat kutanyakan kenapa, dirimu malah kebingungan. "Kenapa apanya?" tanyamu dingin. Rupanya kau tak menyadari keadaanmu sendiri. Mungkin lebam itu sudah ada sejak lama, makanya kamu tak lagi peduli bagaimana kabarnya. Segera kucoba periksa hatimu, ternyata penuh luka juga. Entah apa yang perlu kuperbuat, karena kau … Lanjutkan membaca Jalanan Gelap yang Diisi Kamu

Kita ini sedang apa?

Saat kita membaca sastra, sebenarnya kita sedang membaca orang lain. Bukankah kita sudah menyepakati, sastra takkan muncul tanpa adanya kehidupan manusia? Oh... kawanku sayang, ternyata manusia telah direncanakan hadir di dunia, maka lahir pulalah sastra itu. Lalu... inilah kita, secuil bukti realisasi dari rencana Tuhan tersebut. Apa? Kau meragukan keberadaanku? Ahahaha, tak apa. Mungkin kau … Lanjutkan membaca Kita ini sedang apa?

Pertemuan

Sudah berapa banyak orang yang membicarakan pertemuan? Mengejanya dalam mimpi, menanamnya di angan. Ada yang lupa bangun dari mimpi, pun ada yang lupa tidur karena asik berangan-angan. Kau, kini juga membicarakan pertemuan. Ah, kenapa kau terus membicarakannya? Bukankah sudah kau sadari, pertemuan tak perlu selalu menumbuhkan harapan. Tak ada yang menebar benih itu, maka harapan … Lanjutkan membaca Pertemuan