Dok: Puisi Adinda A T

10 9 8 Hitung mundur kulakukan Agar jantung berdegup kencang Mengingat senyum kemarin malam 7 6 5 Langkah terhenti Didaun pintu rumahmu Mengingat langkah kita kemarin pagi 4 3 2 1 Kulihat kau di sofa Terduduk santai tak berkutik Mengingat janji kita untuk selalu bersama 0 Hening Ternyata kau tiada Dan hanya aku yang tau … Lanjutkan membaca Dok: Puisi Adinda A T

Dok: 3 buah puisi asyique

melodramatik terkadang secangkir kopi jauh lebih mengerti daripada puisi dalam hal memberi sepi padaku memang sedari kecil sepi sudah aku kenakan tetapi sepi macam apakah yang aku butuhkan?   mungkin kau belum sepenuhnya percaya bahwa bagiku sepi adalah rezeki barangkali bagimu sepi adalah makhluk terkutuk tak berbentuk tapi bagiku sepi sama seperti matamu mengenal kantuk dan … Lanjutkan membaca Dok: 3 buah puisi asyique

Dok: Puisi karya Dwi

Ibu   Oh ibu kau yang Menjagaku kau yang telah Melahirkanku Yang telah membantuku Mengajariku dalam Pelajaran pr Oh ibu bagaimana Aku Membalas jasa mu Terimakasih ibu Kau yang terbaik ____________ Destika Dwi Finasti Kelas 7 - SLB B Sumbersari

Masih Tentang Tanyamu, lalu Mengertilah

Masih tentang Tanyamu Bila nanti mahkotamu tak lagi sanggup bertengger, dicabik keserakahan diri hingga jatuh tercecer sedangkan kau terbuang, dibuang, tertatih malang hanya meraung panjang, “kenapa harus tahtaku?” Tatap saja langit, lalu aku. Kami masih ada bersamamu Bila nanti pusaraku tlah hadir, menghimpit raga yang usianya disingkap takdir sedangkan jiwamu meradang, mencariku di balik semak … Lanjutkan membaca Masih Tentang Tanyamu, lalu Mengertilah